0 5 min 3 tahun

Sehingga beberapa kali luna sempat memakan bunga melati yang sudah basi. Pemilihan sosok pemeran Suzzanna memakan waktu lama. Sunil ingin mencari aktris dengan bentuk wajah mirip dengan mendiang Suzzanna supaya topeng prostetiknya bisa optimum.

By the best way, kembali ke judul postingan ini, minggu lalu gue nonton Suzzanna Bernapas dalam Kubur. Salah satu film yang gue, dan gue rasa seluruh masyarakat Indonesia, tunggu-tunggu atas dasar penasaran dan nostalgia. Awalnya gue kira ini film remake, eh ternyata bukan. Cuma look and feel-nya aja yang dibuat tetep kayak movie Suzzana jaman dulu , tapi ceritanya baru.

Kebetulan evaluation non-spoilernya udah gue bahas duluan di Teppy-O-Meter, sekalian ngobrol sama Luna Mayanya. Ini gue bilang review non-spoiler karena gue murni bahas ceritanya dari trailer mereka, ya. Kalau bener-bener nggak mau tau sama sekali sebelum nonton mendingan nonton filmnya dulu baru nonton tuh evaluation Film Indonesia atau baca tulisan ini. Untuk memiliki struktur wajah yang benar-benar mirip dengan Suzzanna, pihak rumah produksi ini rela mendatangkan make-up artist profesional dari Rusia. Ialah Tatiana Melkomova dari FX Design Group Int dan Peter Gorshenin.

Mantan suami Suzzanna, Clift Sangra, ternyata juga ikut terlibat dalam proyek movie ini. Seperti yang lo tahu wajah Luna bisa semirip itu dengan Suzzanna karena menggunakan topeng prostetik. Clift pun membantu tim artistik dengan memberikan foto Suzzanna mulai dari kecil hingga dewasa yang jumlahnya mencapai 200.

Hal tersebut dilakukan agar topeng prostetik bisa berfungsi secara optimum. Pergerakan kamera dalam sejumlah adegan terasa sangat keren, tak kalah dengan movie Sinopsis Film-movie internasional. Menghasilkan penceritaan yang begitu mengena dan berkesan. Ada sekitar 200 foto yang dikirim ke pihak produksi.

Bahkan enggak hanya wajahnya yang mirip, nyatanya cara bicara dan gestur yang diperagakan Luna pun begitu mewakili Suzzanna. Akhirnya karena nasi sudah menjadi quinoa, Suzzanna udah kepalang kegap , Suzzanna maksimalin aja lah niat bales dendamnya. Btw, pas jadi hantu sih Suzzanna sekarang beneran mirip banget sama Suzzana dulu. Jadi begitulah asal muasal kenapa film Suzzanna ini judulnya Bernapas dalam Kubur.

Dibintangi oleh Luna Maya, jalan ceritanya memang sedikit berbeda dari movie sebelumnya. Film ini memang berniat menghadirkan Suzzanna secara utuh. Luna Maya yang menjadi pemeran utama terpilih karena memiliki kemiripan tulang pipi dengan Suzzanna. Sementara untuk menyamakan bagian wajah yang lain, Sunil Soraya, produser movie sampai menyewa tata rias dari Rusia. Karena udah terlanjur papasan, jadilah adegan berlanjut ke kejar-kejaran antara para penjahat dan Suzzanna.

Ia juga mengatakan bahwa timnya membutuhkan waktu yang cukup lama dalam proses tersebut. Benar saja dalam kurun waktu kurang dari sebulan, movie ini berhasil meraup 3 juta lebih penonton sejak pertama kali tayang di bioskop. Mantan Suami Suzzanna, Clift Sangra juga ikut terlibat dalam proyek movie ini. Selain menjadi pemain di ‘Bernapas dalam Kubur’, ia juga membantu tim artistik dengan memberikan sekitar 200 foto untuk membuat topeng prostetik. Film yang diproduksi oleh Soraya Intercine Films ini memang dibuat baru tidak seperti movie Suzzanna terdahulu.

Foto tesebut digunakan sebagai referensi untuk membuat make-up prostetik. Proses pengaplikasiannya sangat lama, yakni menghabiskan waktu kira-kira 3 jam. Selama 50 hari proses syuting, dalam seharinya Luna Maya diharuskan mengenakan make-up prostetik itu selama 12 jam. Tantangan-tantangan itu membuat ongkos produksi membesar. Sementara yang bikin biaya produksi movie membengkak bukan hanya dari set mewah tetapi dari syuting ber-setting tahun 80-an, perbaikan, reshoot, dan tim yang begitu besar.

Kesuksesan film mampu meraih 2.432.961 penonton di hari ke-eleven penayangannya. Singkat cerita, satria akan berangkat ke luar negeri dan meninggalkan istrinya seorang diri. Momen tersebut yang dimanfaatkan oleh empat orang perampok yang kelak menjadi pembunuh Suzzanna.

Gue langsung simpati sama Suzzanna dari adegan ini dan seterusnya karena walaupun nasibnya apes, orangnya gigih banget, bok! Dia bukan tipe perempuan yang lemah nangis-nangis minta ampun, tapi justru dangerous ass banget.

Proyek movie Suzzanna ‘Bernapas dalam Kubur’ mengawali praproduksi dan produksi bersama sutradara Anggy Umbara. Namun di tengah jalan, sang produser, Sunil tidak puas dengan hasilnya dan mengatakan ‘beda visi’. Jakarta – Film Suzzanna ‘Bernapas dalam Kubur’ dikatakan sukses menyita perhatian penonton.