Badarawihi desa penari
0 3 min 4 minggu

Badarawuhi di Desa Penari ( KKN DESA PENARI)

Ada pun alur cerita Badarawuhi di Desa Penari , film  yang menceritakan sosok asli badarawuhi  sesosok entitas gaib yang menguasai desa tersebut, banyak yang beranggapan bila sesorang bisa mengembalikan gelang milik sosok tersebut bisa membantu atau mengabulkan permintaan kita , seperti yang dilakukan mila dan temannya yang percaya jika dia mengembalikan barang tersebut maka badarawuhi bisa menyembuhkan ibunya yang terbaring sakit, namun naas realitnya malah berbalik semakin memburuk.Bagaimana dengan film KKN desa penari 1 dan 2 apakah kalian sudah menonton serial tersebut, seru bukan ,Film  KKN Desa Penari mengangkat tema dengan latar belakang kematian, supranatural, dengan berbagai macam kekuatan serta karakter jahat yang memancing  ketakutan dari penonton. Maka tujuan penelitian ini ingin mengetahui dan mendeskripsikan adanya proses pemaknaan tanda representasi Pesan Moral dalam film yang berjudul KKN Di Desa Penari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis Semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini berfokus kepada 8 adegan dalam film KKN Di Desa Penari yang menjadi objek penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan teknik dokumentasi.  film yang menceritakan mahasiswa 6 orang mahasiswa yang ingin menyerlaikan point ke 3 tridarma perguraun tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan yang di harapkan kepada masyarakat sekitar dalam memperoleh bantuan pemikiran , tenaga dan IPTEKS dalam memecahkan dan melaksanakan pembanguan pada desa tersebut , Sayangnya, ada beberapa orang yang memanfaatkan momen tersebut untuk kepentingan pribadi yaitu soal cinta.

 

Pesan Moral yang didapat :
– Berbicara Dengan Orang Lebih Tua Harus Menjaga Sikap Dan Tutur Kata Yang Baik
– Menjaga Etika Berpakaian Saat Berada Di Daerah Orang Lain
– Menghargai Tradisi Lokal Dan Adat Budaya Orang Lain
– Harus Menjaga Sikap,Etika, Sopan Santun Di dearah yang baru dikunjungi.
– Dalam Situasi Dan Kondisi Apapun Kita, Kita Tetap Harus Menjalankan Kewajiban Kita Sebagai Umat Beragama
– Jauhi Sifat Syirik.