0 5 min 4 tahun

Milea: Suara dari Dilan

Campur tangan Pidi membuat film trilogi Dilan tak kehilangan roh. Hampir tiga tahun lalu, sejak Dilan 1990 dirilis, movie produksi Max Pictures ini seakan menyihir para pencinta film bergenre drama romantis.

Panglima tempur salah satu geng motor, Dilan menjalin hubungan dengan seorang siswi baru dari Jakarta bernama Milea . Apabila dua movie sebelumnya berasal dari sudut pandang Milea, movie ini cerita berasal dari sudut pandang Dilan. Sementara untuk movie pertama Dilan dan kedua Dilan mendapat penonton sebanyak 6.315.664 dan 5.253.411.

Terlepas dari romansa hubungan Dilan-Milea yang membuat banyak penggemarnya galau, adegan ayah Dilan dalam movie ini tak sanggup membuat penonton menguras air mata. Soal cerita, Fajar Bustomi yang dibantu sang empunya cerita, Pidi Baiq, dalam penyutradaraan memang terbilang setia dengan kisah novelnya. Penggambaran cerita sebagian besar sudah cukup mewakili dari yang ada dalam novel. Cerita dalam movie ini sendiri pun masih mengadaptasi kisah dari novel yang ditulis Pidi Baiq. Seri terakhir dari tetralogi Dilan ini menjadi jawaban akhir kisah cinta antara Dilan dan Milea.

Seri terakhir dari trilogi Dilan ini dapat ditonton pecinta movie tanah air di aplikasi KlikFilm. Akan tetapi, ketika cerita dipindahkan ke media movie, rasanya cerita ini akan bisa lebih menarik bila sejak awal ada sudut pandang Dilan terlibat dalam dua movie sebelumnya. Sebelumnya, Fajar juga mengungkapkan bahwa penulis novel Dilan yakni Pidi Baiq sedang menulis kelanjutan kisah dari Dilan dan Milea.

Suatu hari terjadi peristiwa mengerikan, salah satu anggota geng motor, Akew , meninggal akibat dikeroyok oleh sekelompok orang. Panglima tempur salah satu geng motor, Dilan , menjalin hubungan dengan seorang siswi baru dari Jakarta bernama Milea . Walaupun awalnya Milea merasa aneh dengan Dilan, namun lama-lama mereka saling jatuh cinta juga. Di movie ini, Dilan mengungkapkan bagaimana perasaan sebenarnya pada Milea dan pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab di seri sebelumnya. Yuk, nonton Milea Suara Dari Dilan di Klik Film.

Posisi pertama ditempati film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini dengan 2.256.908 penonton. Nah, untuk sebuah penutup trilogi, movie ini buat gue datar dan cukup dragging. Sayang banget, padahal buat penutup harusnya bisa lebih ”nendang.” Milea: Suara dari Dilan Iya sih, ceritanya disadur dari buku, bukan ceritanya yang harus diubah, tapi cara menyajikannya. Bukan masalah kita nggak mau nerima kenyataan yah. Emang sih di Dilan 1991 hubungan mereka lebih banyak cobaan, yang mana wajar banget.

Jalinan hubungan antara Milea dan Dilan ternyata membuat teman-temannya berpikir berbeda, Dilan mulai terasa jauh dengan anggota geng. Suatu hari terjadi peristiwa mengerikan, salah satu anggota geng motor, Akew meninggal akibat dikeroyok oleh sekelompok orang.

Peristiwa itu membuat Milea khawatir akan keselamatan Dilan. Milea membuat keputusan untuk berpisah dengan Dilan sebagai peringatan agar Dilan menjauh dari geng motor. Peristiwa Akew menyeret Dilan ke pihak berwajib bersama teman-temannya. Perpisahan yang tadinya hanya gertakan Milea menjadi perpisahan yang berlangsung lama sampai mereka lulus kuliah dan dewasa. Mereka berdua masih membawa perasaan yang sama saat mereka kembali bertemu di reuni, namun masing-masing saat itu sudah memiliki pasangan.

“Kalau bicara perasaan, tentu senang film Milea Suara dari Dilan bisa ditayangkan kembali,” kata Fajar Bustomi berbincang, Sabtu (thirteen/6/2020) sore. Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla yang memainkan peran Dilan dan Milea ketika berbincang di Redaksi Warta Kota, Palmerah, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020). Film Milea Suara Dari Dilan yang mulai diputar di bioskop pada thirteen Februari 2020. Kini, film terakhir trilogi Dilan itu diputar di aplikasi Klik Film. Film ini bercerita tentang Bandung yang kembali ke era ninety-an.

Sukses meraup sekitar 11 juta penonton, kisah cinta Dilan dan Milea memasuki babak akhir. Kembali hadirnya movie yang meraih lebih dari tiga juta penonton ini mendapat sambutan gembira dari sang sutradara Fajar Bustomi. Dilan , panglima tempur sebuah geng motor di Bandung awal ninety-an, menjalin hubungan dengan seorang siswi baru dari Jakarta bernama Milea . Dilan selalu bahagia saat bersama Milea, namun teman-teman geng motor merasa Dilan makin menjauh dari kelompoknya karena Milea. Terjadi peristiwa yang mengerikan, salah satu anggota mereka, Akew , meninggal akibat dikeroyok oleh sekelompok orang.

Bukan karena gue nggak mau kisah manis Dilan-Milea di tahun 1990 jadi sepet, tapi karena gombalan Dilan di 1991 makin cringey dan repetitif. Pidi Baiq selaku penulis novel sedang menulis kelanjutan kisah Dilan dan Milea.

Joko Anwar: Ada Menteri Jokowi Bagikan Link Film Indonesia Yang Diunggah Secara Ilegal?

Seri terakhir dari tetralogi Dilan ini, menjadi jawaban dari akhir kisah cinta Dilan dan Milea. Siapa lagi coba yang PDKT pake TTS yang udah diisi, atau kerupuk kampung yang dibagi dua untuk bekal Milea pulang? Bener-bener kisah cinta pertama yang ngegemesin abis. Sebagai sang empu­nya cerita, Pidi selalu terlibat aktif di proses pengerjaan movie Dilan. Fajar juga mengungkapkan bahwa penulis novel, Pidi Baiq, sedang menulis kelanjutan kisah Dilan dan Milea.