0 4 min 4 tahun

Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2

“Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2” menawarkan pengertian serta ketegangan dari awal movie hingga akhir yang membuat penonton tak ingin beranjak dari tempat. Selama penayangan, Sebelum Iblis Menjemput pertama mendapat 1.122.187 penonton. Pencapaian itu menempatkan film tersebut berada dalam urutan ke-13 movie terlaris tahun 2018. Sayangnya, kelanjutan cerita yang diharapkan dari Alfie dan Nara jadi enggak fokus oleh kehadiran para bintang baru.

Rumah tua yang mencekam, ruang bawah tanah, lorong-lorong panti dengan lampu yang temaram, semua ditampilkan horor yang indah dan rapi. Film ini membuat kita terjebak lagi ke teror dan “keributan” dari film pertama. Timo berhasil membuat penonton bertahan untuk tetap penasaran dengan momen klimaks. Uniknya, ada sedikit plot twist di akhir film yang cukup enggak ketebak sama penonton. Film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 bercerita tentang kehidupan Alfie dan Nara setelah lolos teror iblis dua tahun silam.

Pemilihan warna kostum hingga warna latar movie didominasi dengan warna gelap. Melihat penderitaan yang sama dengan dirinya, Alfie pun setuju untuk membantu mereka. Bukan terlepas dari kutukan, ritual ini justru membangkitkan sosok Ayub secara utuh.

Arwah iblis bangkit mengincar Alfie, Nara dan semua yang terlibat dalam lingkaran setan. “Kalau yang pertama kan sesak nafas dan mual ya. Film ini ketegangan, ketakutan, dan mualnya dua kali lebih besar dari yang pertama,” ungkapnya.

Di babak pertama, saya sebenarnya sudah merasa merinding dengan atmosfer yang diciptakan dalam movie. Masalahnya kita tahu, hantu ini nggak sekadar muncul biar kita takut, tapi bisa tiba-tiba mencakar dan menggorok leher. Jangan berharap menemukan hantu ibu ala Joko Anwar yang hobinya nangkring di balik gorden. Kalian bakal melihat hantu gedor-gedor pintu, lari kayang, dan gerakan-gerakan absurd lain yang justru bikin tambah seram. Jangan sampai kamu melewatkan movie Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2, karena movie ini bakal jadi salah satu the following level horror Indonesia.

Hal ini bukan tanpa alasan, mereka membutuhkannya untuk membantu melepas teror iblis yang menggangu mereka. Di tengah teror mencekam, saya menyaksikan seisi bioskop tertawa. Unsur komedi yang dimasukkan dalam film ini beneran Timo banget. Kayaknya dialah yang sedang bersenang-senang dan bersikap bodo amat sama penonton sementara Alfie sedang diajarin mengurus hidup orang lain. Alih-alih memakai elemen lokal, Timo menyematkan teror satanic ala movie Evil Dead.

Timo Tjahjanto menjadi nahkoda di movie yang mengusung style horor aksi tersebut. Alih-alih terbebas dari teror, Alfie Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 dan Nara diculik oleh sekumpulan orang tak dikenal. Mereka berpendapat bahwa Alfie merupakan sosok “tangguh” yang mereka cari.

Bertolak belakang dengan percintaan, Timo Tjahjanto memilih bulan Februari yang identik dengan kasih sayang untuk penayangan movie Sebelum Iblis Menjemput ayat 2. Melanjutkan kisah Alfie dan Nara yang ternyata belum bisa bebas dari kutukan iblis. Cara menakut-nakuti dengan adegan brutal, sayangnya tidak dilengkapi dengan naskah yang kokoh.

Sebuah adegan gergaji bisa sangat meneror dengan teknik kamera yang dieksplore habis-habisan.Close up objek adalah cara untuk menunjukan suspensi. Timo Tjahjanto juga menapilkan warna dengan referensi movie Insidious,merah, biru, begitu dingin dan begitu gelap. Alfie sengaja dilibatkan dalam dunia arwah, bertemu lagi kedua orang tuanya yang menampilkan ekspresi ngeri dan orang-orang yang baru saja mati.

Potret Jadul Zara Eks Jkt48 Sebelum Terkenal, Bikin Pangling!

Tak dapat dimungkiri bahwa unsur sinematografi memiliki andil yang besar dalam Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2. Dalam movie ini, pengambilan gambar dibuat simpel,tetapi tegas. Pemilihan warna dalam film cenderung redup, seakan menambah kesan horror dan kelam.