0 5 min 4 tahun

Film The Call of The Wild

Dia harus beradaptasi di alam liar dan memulai petualangan baru yang mengungkap jati dirinya. Novel The Call of The Wild sendiri rilis tahun 1903 dan sudah diterjemahkan ke lebih 47 bahasa. Sedangkan filmnya yang digarap Twentieth Century Studios sudah tayang di bioskop–bioskop Indonesia sejak 21 Februari 2020 lalu. Film keluarga ini berhasil memikat penonton karena visualnya yang menarik dan kisah emosional antara si anjing jenaka bernama Buck dan teman baru yang kemudian menjadi sahabat sejatinya, John Thornton . Sudahkah Anda menyaksikan petualangan menyentuh Harrison Ford dan Buck dalam movie Film The Call of The Wild The Call of the Wild?

Film ini bercerita tentang Nello yang hidup sederhana dengan kakenya di Flanders . Kebahagiaan mereka bertambah dengan hadirnya Bouvier, seekor anjing besar dan kuat yang merupakan jenis asli Flanders.

Buck mengalami petualangan yang tidak terlupakan, hingga akhirnya menemukan tempat sejatinya di dunia dan menjadi tuan atas dirinya sendiri. Buck lalu bersahabat dengan John Thornton , seorang penambang emas tua yang hidup sebatang kara. Hampir 60 persen dari film ini didominasi oleh visible efek, sehingga Kaminski bekerjasama dengan tim visible efek untuk menghasilkan gambar yang sangat nyata dan asli. Dibalik petualangan menyentuh dan penuh makna Harrison Ford dan Buck, “The Call of the Wild” memiliki kisah menarik yang patut diketahui oleh para penggemar.

Kaminsky sukses memberikan gambaran alam yang cantik dan misterius untuk mendapatkan efek movie petualangan di alam yang pas. Tata musik John Powell juga patut diberi kredit lebih dengan iringan musik orkestra yang terdengar blend dengan adegan-adegan film. Di tahun 2020, kisah Buck si anjing bertubuh besar kembali diangkat dalam film anjing berjudul sama dengan gaya baru yang terhitung kontroversial, yaitu menggunakan CGI untuk karakter Buck dan para hewan lainnya. Film The Call of The Wild disutradarai oleh Chris Sanders dari naskah karya Michael Green dan tayang di Indonesia mulai tanggal 21 Februari 2020. Buck dalam hidupnya mengalami proses yang menyakitkan demi mengetahui di mana tempat seharusnya ia berada.

Suatu hari, ada seorang pemburu anjing yang akan mengubah hidup Buck 180 derajat. Dia diculik dari rumah majikannya di California dan dibawa menuju hutan belantara Yukon Alaska. Di sana dia menjadi pendatang baru untuk regu anjing penarik kereta salju pengiriman surat. Selain film ini, Chris Sanders juga merupakan sutradara beberapa film seperti How to Train Your Dragon Homecoming , The Croods , dan How to Train Your Dragon .

Sineas Hollywood suka mengeksplorasi tentang hal itu karena hampir setiap keluarga di Amerika atau Eropa memiliki anjing. Secara teknis, film sangat menonjol dari sisi sinematografi yang diarahkan oleh sinematografer handal langganan Steven Spielberg, Janusz Kaminsky .

Saya dapat hiburan dengan melihat tingkah lucu dan konyol dari anjing yang manjadi sentral film ini, Buck namanya. Saya dapat kisah perjuangannya dari saat Si Buck ini mengalami penderitaan hingga akhirnya dia menemukan panggilan jiwa dan rumahnya.

Film The Call of The Wild

Sebelum ditayangkan, movie ini diputar perdana di Teater El Capitan di Hollywood, California, Amerika Serikat, pertengahan Februari lalu. Aktris kelahiran 28 November 1987 ini mengenakan gaun emas berkilau rancangan Rochas untuk musim semi 2020, seperti dilansir laman The Fashionist Series. Sikap loyal sang anjing tersebut menyentuh hati banyak orang dan pihak setempat membuat patung Hathci di depan stasiun.

Di balik visual magis movie ini, Janusz Kaminski merupakan tokoh yang cukup penting dalam kontribusi visible tersebut. Oleh karena itu, film ini dapat menarik perhatian dengan penataan gambar yang luar biasa.

Film The Call of The Wild

Kakak Campur Racun Tikus Ke Dalam Es Krim Adiknya Demi Warisan

Chris Sanders, sang sutradara, mengemas film ini dalam bentuk live-motion dan animasi CGI, khususnya pada karakter ikonik Buck yang diperankan Terry Notary. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Rumah produksi Twentieth Century Studios menghadirkan film keluarga terbaru The Call of the Wild pada Februari 2020. Sinema yang sedang tayang di bioskop Indonesia itu mengadaptasi kisah dalam novel legendaris rilisan 1903 karya Jack London.

Film The Call of The Wild