0 6 min 4 tahun

Film Phantom Thread

Untuk film ini, Greenwood membuat rating dengan iringan piano solo dan orkestra. Hasilnya, ia mampu menghasilkan rating yang lembut, sederhana, menenangkan, earworming, bahkan agak bikin ngantuk. Ketika Reynold memboyong Alma ke London, ia kembali ke kehidupannya yang serba teratur. Ia tahu ia butuh seseorang untuk menghentikan hal itu, dan Alma adalah harapannya. Alma tahu kelemahan pria itu dan mengetahui bahwasanya perancang itu butuh seseorang, namun tak bisa mengungkapkannya.

Kobe Bryant Raih Piala Oscar

Reynold memang menyebalkan, tapi kalau ga cocok ya keluarlah dari sana, ga perlu diganggu. Setiap kehidupan memang beredar dengan cara dan aturan sendiri, punya rotasi berbeda tiap individu.

Seperti dilansir Variety, Day-Lewis adalah satu-satunya pemain yang pernah memenangi 3 Oscar sebagai aktor terbaik. Dia mengaku tersanjung dapat memerankan Steven Spielberg di film “Lincoln”, pria rakus dalam movie “There Will Be Blood”, dan atas penampilannya sebagai penulis dan seniman, Christy Brown di movie “My Left Foot”. Dia memperoleh dua nominasi Academy Award lainnya untuk movie “Gangs of New York” dan “In the Name of The Father”. Daniel Day-Lewis adalah aktor kelahiran Inggris yang filmnya kerap menjadi field workplace dunia.

Film Phantom Thread

Meski film ini menampilkan kisah utama pada diri Reynolds Woodcok, tetapi sebenarnya film ini lebih mengedepankan peran para wanita di dalam kehidupannya. Sedari kecil dia sudah ditinggal ibunya yang sempat dibuatkan gaun pengantin untuk pernikahan kedua baginya. Kehilangan ini masih membekas dalam dirinya dan menjadi beban psikologis sendiri baginya. Selain itu, Day-Lewis juga banyak membintangi movie-film yang juga sukses secara komersial atau menjadi movie box-office, seperti The Last of the Mohicans dan Gangs of New York .

Sebut saja pada film klasik Amerika pada tahun 1985 seperti “My Beautiful Laundrette” dan tahun 1989 dengan movie “My Left Foot”. Ia kemudian menghabiskan dekade berikutnya untuk membangun dirinya sebagai salah satu aktor terbaik dari generasinya. Mengambil setting visual tahun 1950 di London, movie Phantom Thread mengisahkan seorang kehidupan seorang perancang busana dengan segala ujian dalam hubungannya.

Enam tahun silam, Bridges meraih penghargaan lewat film bisu hitam putih The Artist. Kali ini, dia menyisihkan empat movie lain, yaitu Beauty and the Beast, Darkest Hour, The Shape of Water, dan Victoria & Abdul. Sellar juga sedikit menceritakan tentang keinginan Anderson yang disebutnya sangat ingin memperlihatkan semua hal di lokasi syuting. Ia juga disebut bukan seseorang yang suka membangun sebuah set, rumah besar di London pun akhirnya dibuat meski memakan waktu yang cukup lama. Mereka menemukan rumah yang tak terlalu modern lalu menambahkan beberapa rasa period 50’an yang akhirnya menjadi set utama House of Woodcock.

Dan lebih seringnya, dia berada di belakang, dan perlahan mendekat dalam suatu adegan, perlahan membimbing mata kita. Kostum Mark Bridges menciptakan gaya jam pasir yang merupakan kekhasan rumah desain Woodcock. Film ini menjadi semakin dramatis dan sedikit ajaib, ketika Reynolds mengatakan pada Alma bahwa dia membutuhkan Alma untuk “memutus kutukan” yang membuatnya berada dalam kepompong selama bertahun-tahun. Dalam penampilannya yang luar biasa dan begitu jernih, Day-Lewis membuat karakternya begitu unik tapi juga meyakinkan.

Film Phantom Thread

Mobil yang dipakai Reynold adalah Bristol 405, itu mobil yang sama dikendarai David Goldman di An Education berplat WDF 964. Adik Reynold, Cyril Woodcock selama ini mengurus segala kehidupan sang kakak dari rancangan busana, atur royalti, jadwal kerja sampai menjadi saksi kehidupan pribadi sang designer – masa lalu yang suram dan hopeless menyaksikan kakaknya menikah. Maka saat ada gadis desa lugu memasuki rumah mewah mereka, ia tak terlalu antusias. Film ini menuai sejumlah nominasi dan penghargaan termasuk satu piala Oscar dan lima nominasi di ajang Academy Awards tahun 2018. Dari sutradara Paul Thomas Anderson yang dikenal perfeksionis dan selalu membuat film-film menantang,Phantom Threadmenyajikan sebuah kisah tentang obsesi yang tidak sehat dan takhayul yang tak berujung dalam sebuah drama “romantis” berlatar dunia busana Inggris di period 1950an.

Film Phantom Thread

Karena darah Irish yang kental dalam tubuhnya, maka tidak heran jika dia lebih sering berperan dengan karakter orang Irlandia. Day-Lewis terkenal sangat total terhadap profesinya mendalami seni peran. Untuk mendapatkan karakter yang pas saat berakting, Day-Lewis sempat belajar bahasa Cheska untuk perannya sebagai dokter yang berselingkuh dalam film “The Unweighted Lightness of Being”. Ia juga mendengarkan rekaman Eminem untuk menyalurkan kemarahan untuk perannya di film “Gangs of New York”. Ia bahkan membatasi dirinya pada kursi roda untuk perannya sebagai Brown yang terkena penyakit cerebral palsy di movie “My Left Foot”.

Setelah merancang gaun baru untuk pelanggan yang disegani oleh masyarakat, Reynolds mengunjungi restoran di pedesaan dan tertarik pada seorang pelayan bernama Alma . Hubungan mereka tumbuh, lalu Alma pindah ke butik Reynolds dan bekerja sebagai asistennya sekaligus kekasihnya. Cyril awalnya tidak mempercayai Alma, tetapi ia datang untuk menerima keinginan dan tekad Alma. Film Phantom Thread merupakan movie kolaborasi kedua Paul Thomas Anderson dan Daniel Day-Lewis setelah movie There Will Be Blood.

Film Phantom Thread

Ia membuat seorang Reynolds Woodcock menjalani kehidupan yang glamor dengan klien hingga seorang puteri kerajaan. Woodcock berhasil terhubung dengan apa yang wanita butuhkan di luar dan bagaimana perasaan mereka di dalam. Sebab, ia bisa langsung mengumpat siapapun orang yang melakukannya, begitu juga dengan sang kekasih, Alma yang diperankan oleh Vicky Krieps. Lihatlah, cara memperlakukan Alma saat mengukur badan, terdengar kasar. Lebih tahu keadaan, dan benar ia jatuh hati, akan kulakukan segalanya untuk Reynold.

Tentu, tanpa kehandalan Cyril, karya Reynolds tidak akan bernilai tinggi dengan keuntungan yang besar. Lalu masih ada para penjahit yang bekerja siang dan malam di rumahnya demi mewujudkan gaun sesuai sketsa desain yang dibuat olehnya.