0 4 min 3 tahun

Review Cahaya Cinta Pesantren

Shilla berusaha menjalani kehidupan pesantren ditengah bermacam konflik. Mulai dari konflik yang membuat persahabatannya berantakan.” Karena keterbatasan biaya orang tuanya tidak mungkin menyekolahkan Shilla di SMA Swasta, awalnya Shilla menolak namun atas bujukan orang tuanya jadilah shilla santri di Pesantren Al-Amanah.

Saya dapat merasakan dengan baik hubungan Bapak dan anak perempuannya di dalam cerita. Juga momen-momen haru Shila bersama teman-teman, serta penutupannya.

Mamak menyuruhnya melanjutkan ke Pesantren, karena tidak mungkin menyekolahkan Shila di SMA Swasta. Ternyata kali ini, Ayah sependapat dengan Mamak. Maka Shila pun menjadi Santri di Pesantren Al-Amanah. Cerita Si Madya merupakan weblog yang berbagi seputar kisah perjalanan penulis di berbagai bidang dan topik. Di pesantren Shila bersahabat dengan Manda, Aisyah dan Icut.

Review Cahaya Cinta Pesantren

Di pesantren, Shila bersahabat dengan Manda, Aisyah dan Icut. Keterbatasan biaya orang tuanya tidak mungkin menyekolahkan Shila di SMA Swasta. Awalnya Shila menolak namun atas bujukan orang tuanya jadilah Shila santri di Pesantren Al-Amanah.

Yuki Kato sukses besar memerankan Shila yang berlogat Batak Karo sepanjang film ini. Seperti Film Negeri 5 Menara yang juga mengangkat tema persahabatan, di Film Indonesia Film ini tema itu kembali di angkat dan menjadi bumbu sedap. Saya tertawa terbahak-bahak saat adegan-adegan lucu, dan Saya juga sempat menangis ketika adegan sedih.

Dunia pesantren yang disiplin ditambah jadwal pelajaran dan kegiatan yang seakan tiada henti membuat shilla mesti beradaptasi. Walau begitu Shila masih memendam sebuah impian lainnya untuk menjadi seorang penulis novel. Bersama teman-teman satu asramanya yaitu MANDA , AISYAH dan ICUT , ia menemukan makna persahabatan yang sesungguhnya.

Disaat wajah para sahabatnya dibuka, ada banyak cerita yang teringat dikepalanya. Selembar demi selembar dibacakan profil mereka satu per satu. Sistem pendidikan Kuliyyatul Muallimin Islamiyah di pondok pesantren yang ia tempati banyak mengajarkan, diantaranya pendidikan kepesantrenan yang dianut dari sistem pendidikan Darussalam Gontor. Cahaya cinta pesantren adalah suatu ungkapan seorang santriwati yang tetap menjaga integrasi dan komitmennya untuk tetap menjadi santriwati yang mempunyai visi dan misi. Sebab, visi santri/wati adalah Tafaqquh fi advert-Din dan misinya adalah Indzarul Qaum.

Pukul 02.00 dan Shila mencabut bros cantik berwarna pink di jilbab Avira yang digantung di paku pintu depan. Lalu bros itu dihancurkan dengan sebuah batu besar dan dikubur di dalam lubang kecil yang dibuatnya sendiri. Datang dimana hari adalah hari perpisahan kelas 6, Shila sedih namun tidak bisa menangis, tidak seperti teman-temannya yang mungkin sangat terpukul atas perpisahan ini. Didalam hatinya Shila terdapat kebahagian yang dimana disimpannya sendiri.

Ditambah oleh unsur pariwisata dimana dalam film ini terdapat adegan silat lokal dan lokasi syuting di medan dan danau Toba. Oh ya buat lebih ngenalin film ini, aku juga akan buat sinopsisnya.

Review Cahaya Cinta Pesantren

Nilai persahabatan juga begitu mendominasi di bagian tengah, khas remaja pesantren yang mungkin memancing nostalgia buat mereka yang pernah belajar di pesantren. Dalam skala pribadi banyak nilai-nilai perjuangan membentuk jati diri dan konsistensi meraih cita-cita layak diserap. Dan tentu cinta merah jambu yang menghiasi sebagian besar movie bakal mendapat ruang tersendiri di hati penonton. Selain urusan belajar, sebagai gadis yang tengah puber, shilla pun berurusan dengan perasaan.

Shila yang selalu dekat dengan abu, membuatnya cemburu. Akhirnya dengan Sinopsis Film tekad dan keberaniannya, ia berusaha mengirimi shila surat .

Review: Cahaya Cinta Pesantren (Film)

Terutama Shila yang urakan dan Manda yang kalem, keduanya bahkan harus mencari cara untuk kabur dari pesantren. Namun takdir menggagalkannya dan membuat mereka mencoba adaptasi kembali dan menemukan jati diri masing-masing.

Review Cahaya Cinta Pesantren