0 5 min 4 tahun

Review FIlm Moana

Pada 2014, ada sebuah kampanye yang meminta Disney membuat putri yang down syndrome. Meskipun pahlawan perempuan Disney mulai tampil lebih berdaya , mereka tidak ditonjolkan sama seperti putri-putri tradisional – terutama di barang-barang Disney. Hak-hak suku asli Amerika diperkuat dalam dua dekade dari pertengahan 1970-an dengan perlindungan hukum terhadap hak-hak dan kepentingan suki asli, dan pada 1995 lahirlah Pocahontas. Mirip dengan itu, Belle dalam movie Beauty and the Beast juga menunjukan niat yang kuat – dia melawan harapan-harapan komunitasnya.

Pasalnya, kondisi rakyat dan pulaunya lagi dalam keadaan “sekarat”. Sebagaimana movie animasi lain yang juga diproduksi sama Disney, Moana berhasil jadi satu karya yang sama sekali nggak mengecewakan, penuh pesan moral, dan menginspirasi tentunya.

Perpaduan yang sangat apik antara ranah modern dan klasik, Hawaii menawarkan berbagai wahana wisata yang akan membuat siapapun tercengang. Walaupun tinggal di tepi laut, rakyat Motonui sudah lama tidak pernah mengarungi lautan lebih jauh. Keseriusan Disney dalam menggarap movie ini sungguh mengagumkan.

Dan akhirnya Moana pun menuruti apa yang di perintahkan oleh neneknya . Moana memutuskan meningalkan pulau yang ia tinggali dan juga meningali keluarganya .

Dengan hamparan laut yang terasa sungguhan, kehidupan yang terasa nyata, movie ini benar-benar menghibur buat ditonton semua orang. Layaknya movie animasi lain keluaran Disney, Moana pun nggak ketinggalan membawa begitu banyak pesan ethical. Tentang keberanian dan ketangguhan seorang gadis yang mengorbankan kenyamanannya untuk menyelamatkan rakyatnya yang menderita. Namun sekali waktu, Moana merasa terdesak untuk segera mengarungi lautan luas tersebut.

Film Moana terinspirasi dari legenda Polinesia tentang seorang manusia setengah dewa bernama Maui. Dalam film ini, tokoh utamanya bernama Moana, seorang anak perempuan dari Chief Tui, kepala suku dari sebuah desa kecil di Pulau Matunui. Moana akan berpetualang mengarungi lautan untuk menemukan Maui yang dipercaya mampu menyelamatkan pulaunya yang mulai diliputi kegelapan. Walaupun awalnya ditentang oleh ayahnya untuk pergi melaut, Moana tetap bersikeras untuk pergi.

Review FIlm Moana

Film yang disutradarai Ron Clements dan John Musker ini juga mendapuk bintang teater ternama, Lin-Manuel Miranda, yang bertanggungjawab menulis dan memproduksi semua lagu di film Moana. Miranda sebelumnya dikenal dengan karyanya yang fenomenal di panggung teater Broadway berjudul Hamilton. Moana dan Maui dalam perjalanan mereka mengembalikan ‘jnatung’ Te Fiti. Foto dari display screen seize akun youtube Walt Disney Animation Studios.

Sayang, panggilan yang ia rasakan itu nggak serta-merta direstui sama ayahnya, Chief Tui. Karena sebuah kejadian di masa lalu, Chief Tui menjadi cukup trauma sama ganasnya laut dan tidak ingin putrinya, Moana, “ditelan” oleh luasnya lautan. “Saya pikir film ini memberi pesan pada anak perempuan bahwa mereka tidak harus cocok ,” jelasnya.

Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi-BerbagiSerupa Creative Commons; ketentuan tambahan mungkin berlaku. FIlm ini ditayangkan di three.875 bioskop, dimana eighty persennya ditayangkan dalam format 3D. Film ini juga ditayangkan pada 50 layar premium massive format dan lebih dari 400 layar D-Box. Penayangan film ini didahului oleh penayangan movie pendek Inner Workings. Penayangan perdana berlangsung di El Capitan Theatre, Los Angeles.

Phillipa Soo sebagai seorang penduduk dari Motunui, pulau kampung halaman Moana. Overall, Moana dapat dipastikan masuk ke dalam salah satu movie wajib tonton sebelum menutup tahun 2016. Untuk di Indonesia sendiri, Moana baru akan mulai tayang pada tanggal 25 November 2016. Osnat Shurer sebagai produser movie ini melengkapinya dengan lagu pengiring dari Lin-Manuel Miranda, Mark Mancina dan Opetaia Foa’i. Lagu itu menjadi refleksi atas keyakinan Moana untuk melangkah, mendorong setiap orang yakin atas apa yang menjadi ‘panggilan’ hatinya.

Review FIlm Moana

Pulau dengan bentuk terunik karena menyerupai bulan sabit ini berada di tengah lautan dan hanya dapat dijangkau dengan kapal. Dengan warna merah apinya yang bernyala, hal ini memang sangat kontras dengan biru lautan dan pemandangan di sekitarnya. Lepas dari kekaguman akan Hawaii Volcanoes National Park, dapat pula kita temui Lanikai Beach yang juga dijuluki Heavenly Sea. Bertemu dengan Maui tidak membuat Moana takut dan menyerah, ia menyatakan kesungguhannya untuk mengembalikan hati Tefiti ke tempatnya dan membuat pulaunya serta seluruh Hawaii menjadi subur kembali.

Anak Perempuan Lebih Gemar Bertanya Dibanding Anak Laki

Maui meminta maaf kepada dewiTe Fiti, yang mengembalikan kailnya dan memberi Moana perahu baru sebelum jatuh tertidur lelap dan menjadi gunung. Moana (Auli’i Cravalho), sang putri dari suku Motunui, sedari kecil tidak diperbolehkan untuk pergi melaut oleh ayahnya. Namun, ia mendapatkan cerita yang sangat menarik dari sang nenek bahwa terdapat banyak kehidupan lain di luar pulau tempat ia dan sukunya hidup. Moana adalah putri tunggal dari kepala suku pulau terpencil, Chief Tui . Sejak kecil, Moana selalu penasaran dengan lautan dan bermimpi untuk menjelajahinya.