0 5 min 4 tahun

Review Film bumi Manusia

Dari semula yang sangat memuja Eropa hingga menjadi lebih “nasionalis”. Sebelum syuting dimulai, Hanung sebenarnya telah menyiapkan Iqbaal dengan berbagai perlakuan seperti membuat sang aktor merasakan jadi ‘budak’, makan nasi di lantai, serta melakukan semua pekerjaannya sendiri.

Satu jam terakhir dari tiga jam durasi film ini serba dibawakan dengan terburu-buru. Dia dengan lembut mendorong Annelies mengatasi krisis dalam dirinya dan menerima Minke. Bahkan, pemuda itu diundang tinggal bersama di kediaman Mellema agar keduanya dapat selalu bersama sampai tiba pada keputusan untuk menikah.

“Belum sempat baca bukunya dan hanya dengan review macam-macam yang memberi ranking rendah untuk movie ini, hingga malam ini ku buktikan sendiri. Orang itu, semuanya omong kosong #bumimanusia.” Dalam proses produksi pun, Hanung mengaku sempat kesulitan membangun emosi Minke melalui diri Iqbaal. Bahkan Iqbal meminta kru memukul dirinya yang dinilainya masih terlalu terbawa dengan watak Dilan 1990. Selain itu, akting Iqbaal tidak begitu menarik dan terlihat dipaksakan. Sedangkan orang-orang Indonesia, hanya mereka yang berasal dari golongan ningrat atau pejabat saja yang bisa bersekolah di HBS.

Dalam proses produksi film, Hanung sempat melakukan kekerasan fisik terhadap Iqbaal dan Annelies, walau mereka menganggap tindakan itu lebih kepada pendalaman peran alih-alih hanya kekerasan fisik. Cerita film Bumi Manusia menjadi rumit karena berbedanya latar belakang antara Minke dan Annelies. Tak hanya sinopsis film Bumi Manusia yang menarik, ternyata alur filmnya juga cukup baik. Tidak hanya bercerita tentang cinta tapi juga persoalan ketimpangan kelas, rasisme hingga feodalisme. Hubungan Minke dan Annelies pun mendapat penolakan dari berbagai pihak.

Agaknya babak perkenalan ini berjalan terlalu bertele-tele dengan pengambilan lanskap pemandangan yang diulang-ulang. Tetapi, jika berpedoman dengan kisah yang pernah dituturkan Pram, bagian in memang tergelar cukup panjang. Ada yang beranggapan Minke merupakan plesetan dari kata monkey atau monyet. Bumi Manusia ditayangkan di bioskop pada 15 Agustus 2019 bersamaan dengan movie drama sejarah Perburuan yang juga dialihwahanakan dari penulis yang sama; penayangan kedua movie ini memang disengaja untuk merayakan kemerdekaan. Frederica mengaku tak khawatir bila kelak salah satu di antaranya akan lebih mendominasi karena style yang diusung berbeda.

Alih-alih kesal, dirinya justru bertemu dengan terpukau dengan Annelies Mellema . Bukan hanya Annelies, Minke pun kagumi sosok Nyai Ontosoroh , ibu dari Annelies dan Robert, pribumi yang tangguh dan cerdas. Pertemuan itu melahirkan benih-benih cinta antara Minke dan Annelies, selebihnya kisah mereka sama dengan bagaimana Pramoedya tuliskan dalam novelnya. Benar kata Hanung, kalian yang mau menonton movie Bumi Manusia tak perlu terlebih dahulu membaca novel-nya. Setelah menonton, sepertinya kalian akan penasaran dan dengan sendirinya tertarik untuk mencari tahu lebih lanjut kisah Minke dalam novel.

Di titik itu sedikit terasa bahwa medium visible tak sepenuhnya bisa menggambarkan kecemerlangan tulisan-tulisan Minke. Tak seperti di novel yang berbasis teks, tulisan Minke hanya tervisualisasikan dari mesin ketik, putaran silinder percetakan, dan serakan koran.

Pada masa itu Nyai dianggap sebagai perempuan yang tidak memiliki norma kesusilaan karena statusnya sebagai istri simpanan. Sadar dengan statusnya, Nyai Ontosoroh pun berusaha keras untuk belajar agar bisa diakui sebagai manusia. Namun Minke mendapatkan privilege tersebut karena ia merupakan bangsawan pribumi yang pandai.

Suatu hari, Gendut Sipit didapati penjaga rumah Annelies sedang memata-matai rumah itu, sehingga memancing Darsam, Minke, dan Annelies mengejarnya hingga rumah pelacuran. Di sana, Darsam menemukan Herman yang tewas karena keracunan dan maiko melarikan diri. Pada suatu hari di Surabaya, Minke diajak Robert Suurhof melawat ke rumah keluarga Mellema, Boerderij Buitenzorg di Wonokromo. Kedatangan Minke disambut dengan penuh kecurigaan oleh Robert Mellema yang justru menyambut Suurhof dengan penuh keakraban, tetapi sebaliknya dengan adiknya Annelies Mellema serta ibunya Ontosoroh yang menerima Minke dengan gembira. Minke mulai menjalin hubungan mesra dengan Annelies dan Ontosoroh, walau Annelies sempat merasa belum terbiasa dengan Minke.

Putri Marino Bintangi Film Cinta Pertama, Kedua & Ketiga

Babak percintaan Minke dan Annelies bisa jadi merupakan bagian terbaik dari movie ini. Setelah mereka menikah, greget yang sedari awal mewarnai hubungan keduanya langsung sirna.