0 11 min 4 tahun

Review Film Captain America

Thoughts On “Review Film Captain America ‘Civil War’”

Selain itu, sebagai geopolitik in style movie ini juga menyampaikan kode geopolitik Amerika Serikat. Kalkukasi pertama ini menggambarkan bahwa Amerika Serikat membentuk kawannya dengan berteman pada Wakanda, salah satu kawasan di Afrika yang mendukung perlawanan terhadap terorisme. Kalkulasi kedua ini menggambarkan bahwa Amerika Serikat melawan segala bentuk terorisme seperti organisasi terorisme di Timur Tengah, melawan Uni Soviet serta Nazi Jerman yang menjalankan organisasi jahat macam Hydra.

Benar saja, setelah melalui sebuah ‘operasi plastik ilmiah,’ fisik Steve berubah menjadi atletis dengan kekuatan tremendous telah menunggu untuk digunakan di dalam tubuhnya. Netflix telah menjadi salah satu perusahaan yang semakin berjaya saat pandemi Covid-19.

Dua bagian pertama The Godfather santer disebut sebagai movie terbaik sepanjang masa, dan memang pantas saja dilabeli seperti itu. Tapi The Godfather Part III benar-benar sulit untuk dilupakan, tragisnya bukan dalam konotasi yang baik. Christopher Nolan tidak akan pernah mampu mengulang pencapaian The Dark Knight dengan The Dark Knight Rises.

Namun, dalam posisi Iron Man, keputusan internasional seperti PBB ini penting karena Amerika Serikat sebagai negara adidaya perlu dinaungi oleh lembaga atau organisasi yang objektif. Amerika Serikat setelah menjadi pemenang Perang Dingin pun menjadi kekuatan satu-satunya serta negara yang paling dominan di dunia, namun tidak terlepas dari munculnya ancaman baru dari dominasi Amerika Serikat ini. Ini relevan dengan argument bahwa misi superhero tidak dapat terlepas dari korban warga sipil. Seperti perkataan Vision, “terdapat hubungan sebab akibat dalam kasus ini.

Ramainya pemberitaan tentang dirinya akan bermain di movie Marvel Captain America, tidak lama pihak Ray sendiri membenarkan jika dirinya akan terlibat di produksi film fase ketiga Captain America itu. Ray sempat mengabarkan perannya di movie Hollywood itu ke sejumlah rekan. Karena harus diakui, hampir semua dari kita yang pergi menonton Civil War memang hadir dengan satu ekspektasi yang sama selain sebuah cerita yang stable – sebuah scene pertarungan yang epik antara anggota Avengers.

Karena pada dasarnya, ia juga sangat menyayangkan kalau Captain America harus hilang di tengah masyarakat secara tiba-tiba. Thanos sempat berkata “Akhir sudah dekat” pada seri Infinity Wars lalu. Maksud kata ‘akhir’ dalam ucapan tersebut dapat menjurus untuk akhir cerita ataupun akhir bagi beberapa karakter di dalamnya.

Alih-alih gulung tikar, perusahaan streaming raksasa itu justru dilaporkan meraup keuntungan triliunan dan jutaan pelanggan baru selama orang-orang tidak bisa bebas keluar rumah demi menekan penularan Covid-19. Walaupun nantinya Captain America belum diceritakan ‘mati’, Evans akan ikhlas jika tim Marvel melanjutkan cerita pahlawan bertameng tersebut dengan menggunakan aktor lain.

Keputusan penulis naskah Christopher Markus dan Stephen McFeely dalam membawa Civil War konfliknya ke ranah politik membawa film ini ke suatu kedalaman dimensi tersendiri. Bahwa mereka bisa saja menyalahgunakan kekuatan mereka di suatu hari nanti dan menimbulkan kerusakan masal tak terbayangkan. Isu politik ini lantas mengingatkan kepada kisah tentang etika perang di movie Eye within the Skyyang juga mengusung tema serupa, konsekuensi perang dan hubungannya dengan cabang hukum internasional, jus advert bellumdan jus in bello. Bahwasanya setiap kekuatan militer, apapun itu, perlu diatur untuk menghasilkan dampak minimum perang.

Marvel juga sudah memperlihatkan sedikit teaser untuk kisah-kisah fresh selanjutnya. Misalnya Sam Wilson akan melanjutkan kiprah sang veteran, Steve Rogers untuk menjadi Captain America masa depan serta Papper Potts sebagai Rescue yang hadir di ultimate battle.

At first, this specific review akan bebas-spoiler, aku enggak akan membahas dalam – hanya sebatas apa yang aku suka dan enggak. Bahkan bisa jadi antara hari ini dengan besok, evaluate ini bisa bertambah panjang satu paragraf. Bisa dibilang, aku akan mengepos review Civil War secara bertahap sehingga yang belum nonton namun penasaran masih bisa ikut ngintip tulisan ini dengan aman. You will know when the evaluation is really completed jika tag ‘gradual’ di kolom dekat poster di atas udah ilang, berganti menjadi tag ‘spoiler’.

Karena candaannya memang dikemas dengan inteligensi dan pemahaman. Waktu kamu selama 2 jam 27 menit tidak akan sia-sia untuk menonton film ini. Tapi diakhir cerita, Zemo akhirnya memberikan klarifikasinya, mengapa dia melakukan itu.

Dibanderol Rp Forty Juta, Microsoft Hololens Hadir Dengan Game Hologram

Atau ketika Hulk Buster berusaha menahan kemarahan Hulk di Age of Ultron? Sekarang bayangkan sensasi yang sama, Anda kalikan 10 kali lipat dengan semua karakter Avengers terlibat langsung di dalamnya.

Doctor Strange adalah mantan dokter bedah yang belakangan menjalani peran sebagai penjaga Planet Bumi. Berkat sihir dan segala ilmu mistisnya, serta Time Stone, sang protagonis berhasil mengakali Dormammu, entitas penakluk semesta. Walau pun sedikit mengecewakan para penggemar, movie besutan Anna Boden dan Ryan Fleck ini tetap mampu meraih pendapatan luar biasa, yaitu sebesar 1 miliar dolar Amerika Serikat.

But wait, kalau kamu benar-benar bakal pergi nonton filmnya, you will not having fun with this evaluate. Bercerita tentang 6 jagoan tremendous yang dikumpulkan untuk mengalahkan Loki. Adik dari Thor itu memiliki tongkat sakti yang bisa mengendalikan tesseract, sebuah kubus biru yang menjadi sumber kekuatan untuk menaklukkan dunia dan menguasai jagad raya. Steve memiliki kekuatan yang luar biasa diterjunkan dalam medan perang di Eropa melawan Nazi dan berhasil membebaskan tawana perang.

tetap ingat membuat penonton tertawa lewat sentuhan komedi segar. Inilah bukti bahwa film superhero tetap bisa menyinggung kisah serius cenderung kelam tanpa harus malu menyuntikkan semangat bersenang-senang. Film ini tetap punya kekuatan untuk menghibur, unsur aksi cukup istimewa didukung dengan dialog-dialog yang mudah dipahami, kadang konyol, ditambah dengan lelucon yang menghibur. Kesemuanya menjadi paket yang menguatkan movie seri ketiga Captain America ini.

Dengan film-film yang menjadi bagian dari Marvel Cinematic Universe, Marvel seolah membuat sebuah cerita bersambung yang dapat dinikmati oleh para followers setiap 6 bulan. Dalam “episode” terbaru ini, Marvel menunjukkan hubungan antar karakter sekaligus membangun pondasi untuk film berikutnya. Namun, kali ini, Marvel dapat membangun hubungan antar karakter dengan lebih baik karena mereka memiliki kesempatan untuk menunjukkan interaksi antar karakter dalam sekumpulan film yang mereka luncurkan sebelum Civil War. Dan hari ini, kita sampai di penghujung kisah para superhero yang tergabung dalam Avengers. Tim bentukan Nick Fury yang berisikan superhero dengan berbagai latar belakang dan kemampuan ini pun harus menghadapi akhir kisahnya.

Begitu pula dengan motivasi jelas yang dimiliki Tony Stark. Ia sampai rela untuk menyerahkan kebebasannya sebagai superhero ke tangan pemerintah, supaya bisa sedikit melepas tanggung jawabnya dari kematian orang-orang tak bersalah. Ini merupakan konsekuensi logis dari seorang egomaniak yang tidak sedikitpun memberi celah untuk rasa bersalah di hati nuraninya.

Pertama, saya mendapat wadah yang tepat untuk memuncratkan hobi saya ngobrolin movie. Dari sisi komersil, beberapa kali UP pernah diajak untuk bekerjasama dengan berbagai pihak, seperti promotor occasion dan aplikasi ticketing. UP bahkan pernah ditawarkan menjadi media companion dari POPCON Asia, salah satu occasion popular culture terbesar di Indonesia.

Oh iya, jangan lupa dengan karakter villainnya, Red Skull, yang begitu sukses diperankan Hugo Weaving. Kemampuan aktingnya berhasil membuat tiap dialognya terasa mengagumkan dan mengintimidasi, sayangnya state of affairs dan plot membuat villain ini terasa lemah. Jujur saja, Captain America ini begitu enak ditonton buat saya sepanjang durasi, tapi ketika berhadapan dengan Red Skull saya tidak mendapatkan klimaksnya. Untungnya, klimaks dari movie ini didapat bukan malalui final battle, tapi dari sikap heroism Capt dan dialog romantic-ironis nya bersama Peggy, romantisme dan heroism berhasil menyelamatkan movie ini dari anti-klimaks. Karakternya sangat menarik, Steve itu karakiter klise, tapi ternyata dikemas dengan sangat menarik, saya betah menontonnya.

Bagi Chris Evans, Steve Rogers sudah bagaikan dirinya sendiri. Tapi hal tersebut tidak menutup kemungkinan bagi dirinya untuk mengundurkan diri dari MCU. Evans merasa bahwa ia sudah cukup untuk bermain dengan seluruh ledakan dan senjata dalam dunia kepahlawanan itu. Yepp, aku bakalan ngreview Descendants Of The Sun, karena itu filmnya lagi booming banget. Demi mendongkrak popularitas blog, kadang kita harus mengikuti perkembangan development.

Captain America bersama timnya pun berusaha untuk menghentikan Zemo, sedangkan Iron Man bersama timnya berusaha menghentikan usaha tim Captain America karena melanggar peraturan PBB. Pada akhirnya, misi Zemo ini berhasil dengan menguak rekaman Bucky yang telah membunuh orangtua Iron Man.

Christopher Markus dan Stephen McFeely menjaga tempo cerita tetap cepat, namun tidak terasa terburu-buru. Porsi yang diberikan kepada selusin superhero dalam Civil War juga terdistribusi dengan baik.

Dengan bingkai yang memungkinkan Rogers meluncur dari kendaraan yang mengendarainya. Totontan berwarna untuk menyenangkan orang ini adalah mimpi setiap anak laki-laki penggemarya Review FIlm dan itu saja sudah cukup menjadi alasan kehadirannya. Tetapi kesemboronan itu yang membuat pertarungan besar-besaran antara Tim Cap dan Tim Iron Man menjadi sangat menarik.

Di sisi lain, film ini pun mampu membangun antagonis movie dengan sangat baik. Teknik stop motion sendiri mulai ada pada tahun 1906 yang ditemukan oleh Stuart Blakton.

Sementara Thor diselamatkan anggota Guardians of the Galaxy. Thor percaya hanya bisa menyelamatkan Thanos dengan bantuan palu sakti miliknya.

Dr Erskine, bersama dengan pihak militer Amerika Serikat, sedang berada dalam tahap pengembangan percobaan untuk menghasilkan prajurit berkekuatan super melalui percobaan ilmiah di laboratorium. Melihat sosok Steve yang tulus, Dr Erskine kemudian yakin bahwa Steve adalah kandidat yang tepat untuk dijadikan prajurit tremendous pertama mereka.

Ia villainyang tidak dapat diprediksi pergerakannya, tapi sangat mematikan efeknya. Steve Rogers yang masih merasakan kehadiran Bucky Barnes yang dulu ia kenal, berusaha keras untuk melindunginya dari kejaran pemerintah dan tim Iron Man.

Akan tetapi, latar belakang Tony Stark sebagai seorang industrialis dan pengusaha, bisa dipandang bahwa ia juga sebagai seorang oportunis yang akan melipir pada suatu pihak bila kondisinya tak memungkinkan. Intinya adalah, membuat runtutan tiga film yang semakin berkualitas bukanlah pekerjaan yang gampang. Krzystof Kieslowski sempat sukses dengan Three Colors Trilogy. Begitu pula dengan The Three Flavours Cornetto Trilogy garapan Edgar Wright.