0 4 min 3 tahun

Review Film Keluarga Cemara

Bukan hanya secara ekonomi, keluarga ini pun harus menghadapi masalah lain yang berkaitan dengan perkembangan anak. Adegan pembuka dan penutup movie ini seperti pengulangan tetapi dalam semangat yang berbeda.

Nah, kisah Abah, Emak, Euis akan kembali hadir lewat movie layar lebarnya yang digarap oleh Yandy Laurens. FilmKeluarga Cemara ini merupakan hasil kerja sama Visinema Pictures dengan Ideosource Entertainment dan Kaskus.

Rumah dan harta Abah dijadikan jaminan hutang oleh adik iparnya. Tanpa mengurangi makna yang ingin disempaikan versi sinetronnya, Film Keluarga Cemara men-set cerita dan konflik yang disesuaikan dengan kondisi saat ini.

Review Film Keluarga Cemara

Filmnya diawali dengan gambaran kehidupan keluarga Cemara yang awalnya baik-baik aja saat mereka masih di kota. Lalu, masalah muncul saat Abah ditipu oleh koleganya sendiri yang membuat harta serta rumahnya harus disita. Mereka sekeluarga pun lalu pindah ke rumah Aki di kampung yang jauh di daerah kota Bogor.

Rekomendasi Film Indonesia Bertema Keluarga Yang Bikin Mewek

TEMPO.CO, Jakarta – Film Keluarga Cemara sukses mengobral cerita sedih keluarga yang jatuh miskin. Itu kesanku usai duduk selama kurang lebih dua jam di dalam bioskop.

Melainkan, konflik dipusatkan kepada suatu hal yang menurut setiap orang, terutama cowok, adalah kepunyaannya sejak lahir yang paling berharga. Kisah dimulai dari sibuknya Abah dalam bekerja sehingga tidak bisa menyempatkan hadir dalam momen-momen penting keluarga seperti saat putrinya tengah tampil pentas di sekolah atau ulang tahun di rumah. Dalam kesibukan tersebut tenyata usaha yang dilaksanakan Abah gagal.

Review Film Keluarga Cemara

Dari cerita yang dimuat di majalah kemudian dibukukan dalam bentuk novel, lalu diadaptasi menjadi serial televisi tahun 1996 dan akhirnya menjadi versi layar lebar film yang rencananya tayang pada 2018. Namun keinginan kembali ke kota tetap masih sangat besar, sehingga Abah ingin menjual rumah warisan yang ditempatinya sekarang untuk modal usaha. Abah lalu menangani akta jual beli setelah seorang peminat ingin membeli rumahnya datang.

Dalam film Keluarga Cemara, Emak membantu keluarga dengan memasak Opak. Dalam versi sinetron Keluarga Cemara, emak yang diperankan oleh Novia Kolopaking sempat pergi ke kota memperjuangkan rumah lama Abah di kota. Selebihnya Emak tetap menjadi sosok yang membantu keluarga berjualan opak.

Cerita yang sebenarnya merupakan gambar kehidupan sehari-hari dikemas dengan permainan emosi yang rapi dan intes. Kalau kita berharap akan menemukan sebuah keluarga sederhana yang hidup di tanah Sunda di movie ini, seperti di sinetronnya, kita akan kecewa. Karena mememang Film Keluarga Cemara tidak melakukan duplikasi abis-abisan dari senitron yang tayang dan selalu di tunggu penonton di tahun 1980an lalu. Ceritanya pun masih seperti Keluarga Cemara yang muncul sejak 1970-an. Tentang suatu keluarga kecil yang harus bertahan hidup setelah tulang punggung keluarga mereka jatuh miskin.

Dalam suasana hangat, haru, ceria, dan jenaka sekaligus, Cemara menutup kisah keluarga ini dengan manis. Alkisah, Abah terganjal hutang besar yang melibatkan perusahaan dan kakak iparnya. Sembari mencoba berjuang lewat jalur hukum, Abah memboyong Emak, Euis , dan Cemara ke desa.

“Harta yang paling berharga adalah keluarga, Istana yang paling indah adalah keluarga” lagu yang cukup terkenal belakangan ini dan sudah dikenal cukup lama oleh generasi angkatan 90an. Ya, ini merupakan lagu utama dari movie Keluarga Cemara. Serial film ini pertama kali tayang pada tahun 1996 hingga tahun 2005.

Review Film Keluarga Cemara

Gejolak konflik yang dilalui kedua karakter tersebut sebenarnya hadir bukan tanpa alasan, sebab disanalah sebuah kenikmatan tragis yang dihadapi oleh anggota keluarga milik Abah dapat menghasilkan rasa belas kasihan dan ketakutan, efeknya? Tensi konflik dalam Keluarga Cemara pun terus meningkat dengan disegelnya rumah mereka dan beralih pindah ke sudut kota Bogor, di sebuah rumah peninggalan milik orang tua si Abah. Abah pun gagal memenuhi ekspektasi Euis yang sebelumnya sudah berjanji untuk datang pada hari ulang tahun Euis.

Chemistry-nya dengan Ringgo pun sangat kuat, enggak usah heran, karena sebelumnya mereka udah sering berkolaborasi dalam beberapa proyek film.