0 6 min 4 tahun

Review FIlm Kubo and the Two Strings

There’s a lot effort yang dikerahkan, dengan arahan bercerita yang sama kerennya. Sama seperti kata tokohnya; jika harus berkedip, lakukanlah sekarang – karena setelah filmnya dimulai, kita tidak akan ingin ketinggalan satu momen pun dari film petualangan ini. Si Kubo sendiri sangat relatable buat anak-anak seusia adekku, Devan, yang masih duduk kelas dua SD. Dia mengurus ibu yang sakit, ibunya enggak function nicely as a human di siang hari. Kita akan menyaksikan gimana dia menggunakan kemampuan bermain gitar dan melipat kertasnya yang ajaib sebagai media untuk tampil bercerita di jalanan.

Disana mereka bertemu dengan Beetle , samurai mantan pelindung Hanzo yang saat ini menjadi sebagai pelindung Kubo. Mereka pun menuju gua bawah tanah, dimana mereka bisa mendapatkan pedang milik Hanzo. Namun mengambil pedang milik Hanzo tak mudah karena pedang tersebut terkubur di dalam kepala monster kerangka. Kubo, Beetle dan Monkey berhasil mendapatkan pedang tersebut dan kabur ke sebuah pantai, dimana Kubo menggunakan kekuatan sihirnya lagi untuk membuat perahu dari origami. Mereka menuju tujuan berukutnya, Long Lake unutk mendapatkan plat pertahanan milik Hanzo.

Tentu saja ini bagian film yang terkemudikan oleh suasanaadventurousyang asik dan juga surprisingly funny. Suatu hari, Kubo mengikkuti upacara untuk berbicara dengan arwah yang sudah meninggal , ia pun tiba di pemakaman dan berusaha untuk berkomunikasi dengan Hanzo, sang ayah. Namun ia justru tak mendapat jawaban apapun, yang membuat Kubo meninggalkan pemakaman dengan marah. Dan karena inilah Kubo berada di luar gua ketika hari sudah malam, dan membuatnya ditangkap oleh kedua bibinya, yang menginginkan mata kanan Kubo. Pertarungan pun terjadi dengan sang bibi menghancurkan seluruh desa.

Ada sense melankolis yang berhasil ia keluarkan dari tokoh ini. Dari segi penulisan pun, Kubo adalah seorang tokoh utama yang benar-benar weak.

Review FIlm Kubo and the Two Strings

Atau setidaknya begitu yang Kubo percaya, karena momen ending dan revelation yang dialami Kubo akan membuat kita turut melihat film ini dari cahaya yang berbeda. That sebenarnya seluruh petualangan Kubo adalah sebuah metafora yang besar yang terjadi dari sudut pandang Kubo sendiri. Makanya motivasi penjahatnya masih terasa agak kabur, jika kita melihatnya dari permukaan cerita. As of why he needs all of that specifically from Kubo dan jadi jahat enggak pernah beralasan dengan jelas.

Sinopsis “Neerja ( “

Kubo and the Two Strings menjadi film animasi cease motion produksi Amerika Serikat yang mengangkat kisah legenda dari Jepang, mengenai seorang anak muda bernama Kubo yang tinggal di sebuah gua di atas bukit, tepat di luar desa. Kubo tak tinggal seorang diri, ia bersama dengan Sariatu , ibunya yang sudah sakit-sakitan. Setiap hari, Kubo mencari makan dengan mendongeng pada penduduk desa. Ia mendongeng kisah seorang Samurai bernama Hanzo, yang adalah ayah Kubo sendiri. Ia juga menggunakan kekuatan sihir untuk merubah origami menjadi hidup, seiring dengan musik yang ia mainkan dari shamisen tua milik Sariatu.

Kubo, Monkey dan Beetle pun mencari ke lokasi tersebut, yang ternyata adalah jebakan. Sisters siap bertarung dengan Kubo, dan mengungkap bahwa Beetle adalah Hanzo, yang sudah mereka kutuk.

Bahkan, suasana seram khas film horor Jepang menghantui adegan ketika Kubo bertatap muka dengan bibinya. Studio Laika dan Focus Features telah cukup terkenal dengan film-film animasi yang mereka buat, seperti Coraline dan ParaNorman. Dan tahun ini pun mereka kembali merilis film baru The Boxtrolls. Untuk tahun 2016, Laika dan Focus Features akan memproduksi tiga movie animasi lainnya, salah satunya adalah Kubo and the Two Strings. Pertama, saya mendapat wadah yang tepat untuk memuncratkan hobi saya ngobrolin movie.

Review FIlm Kubo and the Two Strings

Dibintangi suara Charlize Theron, Seni Parkinson, Ralph Fiennes, Rooney Mara, George Takei, dan Matthew McConaughey. Film ini berkisah Kubo, yang memiliki kekuatan magis dan yang mata kiri dicuri. Disertai dengan Monyet dan Beetle, ia harus menaklukkan para suster, Raiden Bulan Raja dan pasukannya dari roh-roh jahat. Untungnya sang ibu dengan kekuatan terakhirnya berhasil menyelamatkan Kubo meski harus menumbalkan diri sendiri.

Tepat ketika Kubo sudah terpojok, sang ibu datang dan menyerang balik sang kakak, dan mengirim Kubo jauh-jauh dengan menggunakan kekuatan sihirnya. Tepat sebelum Kubo pergi, Saritu meminta Kubo untuk menemukan pakaian perang sang ayah, Hanzo. Dan Kubo pun mengambil rambut sang ibu sebelum ia terbunuh. Petualangan Kubo bersama si Monyet, si Kumbang, dan si Prajurit Kertas mencari tiga senjata legendaris untuk mengalahkan kekuatan jahat dari masa lalu akan bikin penonton cilik betah. Visualnya kreatif; setting Jepang jaman dahulu digunakan sebagai system budaya yang menambah kayanya kandungan cerita film ini.

Kubo and the Two Strings is a wonderful and fun stop-movement movie, juga the essential one! Kita butuh lebih banyak animasi yang ceritanya berisi ala-ala Studio Ghibli kayak gini. Mendorong untuk berpikir mengenai hal penting dalam kehidupan. Tidak akan ada habisnya jika animasi beautiful movie ini dibicarakan.

Sinopsis Film

Memang sih, anak-anak kecil mungkin saja belum nangkep aspek cerita yang lebih ‘serius’ ini till they get older, however a minimum of mereka sudah ‘dipersiapkan’ sambil tetap terhibur. Singkat cerita, karena ceroboh, Kubo dikirim ke dunia antah berantah oleh suatu kekuatan sihir, dimana ia bertemu dan berpetualang dengan seekor monyet dan kumbang besar . Seperti hidup dalam dongeng yang selalu ia ceritakan sendiri, dan tanpa petunjuk apapun, Kubo dan kawan-kawan mencari tiga buah senjata pamungkas untuk melawan kekuatan jahat sang kakek yang terbangun kembali.