0 4 min 4 tahun

Review Film Suzzanna: Bernapas dalam Kubur

Kesannya bertele2 dan harusnya bisa diselesaikan dengan lebih baik. Komedi movie ini really works, pembantunya benar2 bikin sakit perut lihat reaksi mereka untuk kabur dari rumah. Ini pertama kalinya film horror yang buat saya peduli sama karakter protagonist & benci sama penjahatnya. Di film ini, Rocky dan Anggy menempatkan Suzzanna sebagai korban sekaligus jagoan, enggak bikin ngeri, malah penonton dibuat mengamini aksi brutal dan sadis Suzanna dalam misi balas dendamnya. Dari babak awal, udah terasa totalitas dan niat dari para kru dalam menggarap film ini.

Karena bagaimanapun, mereka adalah dua orang yang berbeda, meskipun produser tetap harus melakukan usaha agar Luna Maya menyerupai sosok aslinya sedekat mungkin. Indonesia memang terkenal banget dengan banyaknya karakter hantu. Film horor Eropa dan Amerika bahkan nggak memiliki sebutan khusus bagi hantu berwujud perempuan berambut panjang dan berbaju putih yang biasa kita sebut dengan kuntilanak. Apalagi dengan pocong, mereka bahkan nggak mengenal hantu yang bisa lompat-lompat dan kepalanya mirip permen sugus itu. Namun gue harus akui, movie ini sanggup menggiring masyarakat untuk nostalgia sang ratu horor.

Suzzanna ‘Bernapas dalam Kubur’ diangkat dari movie horor terdahulu yang dibintangi oleh mendiang Suzzanna. Dibintangi oleh Luna Maya, jalan ceritanya memang sedikit berbeda dari movie sebelumnya.

Dunia tahun 80an akhir itu pun semakin terlihat sempurna dengan detil-detil artistik yang begitu diperhatikan. Film ini boleh dibilang lebih mirip sebuah tindak restorasi jika saja dia tidak memberikan cerita baru.

Panik dan ketakutan, empat sekawan tadi akhirnya memutuskan untuk mengubur mayat perempuan nahas ini di halaman rumahnya sendiri. Mitos menyebutkan bahwa seorang ibu yang meninggal dalam keadaan mengandung akan berubah menjadi sundel bolong.

Review Film Suzzanna: Bernapas dalam Kubur

Tahu mengemban tugas berat dalam memerankan sosok legendaris, Luna Maya membuktikan diri sebagai aktris papan atas dengan akting prima. Setiap gerak-gerik, mimik tanpa ekspresi yang menjadi ciri khas sang legenda sukses ditampilkan dengan sempurna oleh aktris berusia 35 tahun ini.

Belum lama mengumumkan kehamilannya, ia harus ditinggal sang suami dinas ke Jepang. Saat ditinggal sang suami, Suzzanna harus menghadapi segerombol penjahat yang mana adalah karyawannya sendiri dan tak sengaja membunuhnya. dan gue yakin akan banyak youtuber yang bakal cover lagu mama ina yg juga jadi OST film ini.

Berkat sinematografi memesona dan alur cerita yang dirangkai menjadi narasi apik, Rocky dan Anggy patut diacungi jempol. Film ini bercerita tentang kisah sepasang suami istri bernama Satria dan Suzzanna yang sudah lama menikah namun belum dikarunia keturunan.

Hal ini tentu baik bagi penjualan tiket yang laku keras dan membuat penonton rela duduk di kursi paling depan bioskop. Meski begitu, jika melihat dari teknis pengolahan cerita, movie ini tergolong mudah ditebak. Mungkin karena kisah sundel bolong sudah sangat umum di kalangan masyarakat Indonesia, ya. Namun tetap saja movie ini minim kejutan dan terasa membosankan di tengah film.

Ajang Pembuktian Luna Maya

Setelah kejar-kejaran selama beberapa waktu, Suzzanna harus tewas karena tertusuk dengan enggak sengaja oleh Dudun. Menjadi petinggi di sebuah pabrik manufaktur yang cukup ternama, Satria dihadapkan dengan tuntutan dari anak buahnya, Jonal dan Umar yang meminta kenaikan gaji. Beralasan bahwa belum lama ini sudah memberikan gaji, Satria mementahkan permintaan dua anak buahnya ini.